Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Pemotretan Prewedding Bagi Client Maupun Fotografer

Posted on

Kita pasti sudah tidak asing dengan yang namanya pemotretan prewedding, karena di Indonesia kini hampir setiap pasangan yang akan menikah selalu melakukan hal ini untuk mengabadikan momen mereka sebelum melepas status lajangnya masing-masing.

Pemotretan prawedding mungkin terlihat mudah, namun ternyata masih banyak hal yang sering lalai atau diabaikan oleh client maupun fotografer.

Oleh sebab itu, disini saya akan memberi beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan prewedding agar hasil nya menjadi lebih maksimal.

Hal yang harus diperhatikan client:

Tentukan Budget Prewedding

Hal paling utama adalah menentukan perkiraan biaya yang ingin dikeluarkan untuk melakukan prewedding, apakah 2 juta, 3 juta, dan seterusnya.


Jika kalian ingin menghemat budget, tentu melakukan prewedding di studio bisa di jadikan pilihan, tapi bukan berarti kalian nggak bisa prewedding di outdoor lho.

Kalian bisa mencari mesjid terbaik dikotamu, bangunan bersejarah, atau cafe dengan pemandangan indah, atau bahkan tempat umum dengan menerapkan street photograpy.


Bikin pos-pos perkiraan biaya dari biaya pakaian, makeup, fotografer, dan lain sebagainya.

Tentukan Konsep

Setiap orang pasti memiliki konsep prewedding nya masing-masing, ada yang tertarik dengan konsep street, konsep retro, konsep formal-elegant, casual, nature, dan lain sebagainya.


Konsep inilah nantinya yang akan menentukan pakaian apa yang akan dikenakan, lokasi apa yang cocok dengan konsepnya, dan property apa saja yang akan diperlukan saat melakukan pemotretan.

Tentukan Waktu

Menentukan waktu juga penting, karena hal ini akan berpengaruh besar dalam hasil foto nantinya.

Umumnya orang akan menghindari hari weekend dalam pemotretan outdoor agar tidak terganggu dengan keramaian.


Jangan lupa tentukan pada pukul berapa kamu ingin melakukan sesi pemotretan, apakah pagi hari, siang hari, sore hari, saat senja atau malam hari. Hal ini tinggal kamu sesuaikan dengan konsep prewedding kamu.

Hal yang harus diperhatikan fotografer:

Jangan Berlebihan Dalam Membawa Alat

Tentu sebagai fotografer kita ingin memberikan yang terbaik untuk client dengan membawa banyak peralatan, namun kita juga harus ingat bahwa alat hanyalah sarana, yang terpenting adalah “the man behind the viewfinder”. Hal yang harus berperan besar adalah kreativitas, bukan alat.

Komunikasi Secara Langsung Dengan Client Sebelum Pemotretan

Di era digital ini, tentu fotografer bisa melakukan komunikasi via handphone dengan client untuk menghemat waktu, uang dan tenaga dibandingkan bertemu di cafe untuk membahas mengenai pemotretan.


Tapi menurut saya, alangkah lebih baik untuk membahas dengan tatap muka, menyampaikan bagaimana gambaran dan keinginan client ke fotografer,

agar fotografer bisa lebih matang memikirkan alat apa yang diperlukan, hasil seperti apa yang di inginkan serta bisa memberi masukan/ide yang mungkin tidak terpikirkan oleh client.


Seperti yang kita ketahui, fotografer sudah lebih berpengalaman dalam melakukan pemotretan prewedding, sehingga ia bisa saja memberi masukan berupa properti yang bisa digunakan untuk konsep preweddingmu, dan lain sebagainya.

Nah jadi itulah beberapa hal yang harus diperhatikan oleh client dan fotografer saat melakukan sesi pemotretan prewedding agar hasil yang didapatkan memuaskan kedua pihak, yaitu fotografer dan client itu sendiri.

Baca juga : Hal Yang Harus Dikuasai Agar Menjadi Fotografer Handal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *