Cara untuk Menghasilkan Uang sebagai Fotografer

Posted on

Semua orang pasti memiliki hobi. Entah itu hobi menulis, membaca buku, travelling, fotografi dan lain sebagainya.


Di era digital ini, hampir semua hobi bisa menghasilkan uang.

Apalagi kini sudah banyak e-commerce dan sosial media sebagai sarana promosi, tentunya orang yang memiliki hobi akan menjual peralatan-peralatan yang berkaitan dengan hobinya atau mempromosikan karyanya ke semua platform yang dimilikinya.


Oleh sebab itu, disini saya akan memberi beberapa cara kepada kalian yang ingin menghasilkan uang dari hobi fotografi.

Menawarkan Jasa Fotografi Outdoor Untuk Berbagai Keperluan

Seperti yang kita ketahui, bahwa kini dominan orang lebih menyukai mengabadikan momentnya di tempat terbuka daripada di studio.

Kamu bisa menawarkan jasa pemotretan untuk prewedding, maternity(kehamilan), perpisahan anak SMA, bayi yang baru lahir, memotret selebgram untuk keperluan feednya, dan lain sebagainya.


Kamu bisa memulai promosi melalui akun sosial pribadi, promosi dari mulut ke mulut maupun menawarkan diri saat mengetahui ada orang sekitar yang membutuhkan nya dengan memasang tarif yang lebih terjangkau daripada harga dipasaran.

Mengikuti Kontes Foto


Di sosial media, sering kali ada berbagai macam perlombaan secara online. Nominal hadiah yang ditawarkan juga tidak main-main, oleh sebab itu jangan lupa untuk sering mencari lomba fotografi melalui pencarian di google, gabung di grup dan halaman facebook pecinta fotografi atau mencari perlombaan melalui hastag instagram.

Menjadi Asisten Fotografer

Seperti yang kita ketahui, bahwasannya fotografer dalam acara pernikahan atau prewedding itu tidak hanya terdiri dari satu orang fotografer.

Biasanya sang fotografer akan membawa asisten atau teman seprofesinya untuk bisa mendapatkan hasil pemotretan dari beberapa sudut agar bisa dipilih mana yang terbaik.

Mulai Bisnis Fotografi Niche

Maksud dari bisnis fotografi niche ini adalah kamu harus menentukan secara spesifik kategori fotografi apa yang kamu tawarkan kepada publik.

Hal ini akan membantumu terlihat lebih professional dan lebih meyakinkan dibandingkan fotografer ‘umum’ yang tidak memiliki kategori khusus dalam pemotretan.


Agar lebih mudah dipahami, saya akan memberi contoh. Misalkan kamu baru saja membuka usaha di bidang kuliner, mana yang akan kamu pilih?

Fotografer yang portofolio nya khusus memotret makanan atau fotografer yang memotret acara pernikahan? Tentu keduanya memiliki taste,

pengalaman, dan teknik yang berbeda. Dan pastinya orang akan lebih yakin untuk menggunakan jasa fotografer yang khusus makanan.

Nah, jadi itulah beberapa tips dan cara menghasilkan uang dari fotografer. Kamu bisa mulai mencoba menerapkan dan memilih mana yang paling sesuai dengan minatmu. Sekian, semoga membantu.

Baca Juga :

(100% Work ) Cara Mengatasi Corel Draw x7 Tidak Bisa Save , Export , Dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *