Penulisan Rupiah Yang Benar & Lengkap

Penulisan Rupiah Yang Benar
Penulisan Rupiah Yang Benar

Ketika kamu melihat gambar di atas , itu adalah contoh dari penulisan angka mata uang rupiah yang benar menurut EBI . Apa itu EBI ? EBI adalah kepanjangan dari Ejaan Bahasa Indonesia . Ejaan ini telah berlaku sejak 4 tahun yang lalu yaitu pada tahun 2015 untuk menggantikan EyD ( Ejaan Yang Disempurnakan ).

Contohnya penulisan rupiah pada saat penulisan uang sepuluh ribu rupiah . Urutannya yang benar yaitu : Pada bagian (Kiri) ada symbol Rupiah (Rp) , lalu diikuti dengan nominalnya 10.000 , dan jangan lupa tambahkan dua nol (00) ( Disisipi dengan koma ) pada setiap nominal yang dituliskan.

Tentu pasti kamu pernah bertanya sendiri , kenapa sih tidak ada spasi , ribuan memakai titik , dan bagian akhir tidak memakai koma strip ( , -). Nah , pertanyaan kamu itu akan di jawab oleh Barutahukan.com yang akan membahas secara lengkap dan detail.

Baca Juga : Cara Bikin E-Toll Card Di Alfamart 2019

Cara Menulis Angka Rupiah/Rp Yang Benar

Apakah kamu tahu bahwa mata uang kita yaitu RP , ternyata bukan singkatan dari rupiah melainkan itu adalah symbol & mata uang Negara kita. Sama seperti Negara lain yang mempunyai symbol dan mata uang yang berbeda seperti Dolar ( $ ) , Euro ( € ) , Yen ( ¥ ) Dll . Sehingga penulisannya tidak memakai tanda titik.

Kenapa  Rp dan bilangan angka uang tidak ada spasi ? untuk pertanyaan ini saya juga tidak tahu alasannya yang tepat . Ketika saya menjelajah di internet katanya alasan Rp dan bilangan angka uang tidak ada spasi dikarenakan menghindari adanya penambahan digit di bilangan angka tersebut.

Coba bayangkan jika uang Rp 5.000,00 di tambah digitnya oleh orang tidak bertanggung jawab menjadi Rp65.000,00 , maka nilai uang tersebut sudah banyak selisihnya.

Nah, untuk penjelasan yang berikut mengenai nominal . Aturan dari Eyd dan EBI , penulisan jumlah ribuan dan kelipatannya harus dipisah dengan tanda titik.

Misal 5.000 , 10.000 , 20.000 , 1.000.000 ,300.00.000, 5.000.000.000, dan seterusnya sampai angka dengan nama yang tidak diketahui orang lain. Namun angka satuan , puluhan , dan ratusan tidak.

Muncul pertanyaan lagi yaitu , bagaimana dengan penulisan tahun 2018 atau tahun lainnya ? kenapa tidak memakai titik padahal juga ribuan ?

Untuk angka 2019 itu menyatakan urutan , bukan untuk jumlah benda , uang , atau satuan harga. Nah , begitu pulsa untuk table . Nomor urutan kebawah atau samping tidak perlu pemisah ribuan tanda titik.

Terakhir , mengenai dua nol yang ada dibelakang angka utama , guna 00 untuk penegasan bahwa uang tersebut benar – benar bulat seribu rupiah. Tidak bisa kurang dan tidak bisa lebih , baik itu sepeser maupun sesen.

Note : Sen ialah merupakan pecahan yang nilainya di bawah rupiah.

 

Penulisan nominal pada gambar uang

Setelah kamu membaca penjelasan yang saya tulis diatas , sekarnag kita akan masuk ke nominal pada gambar uang yang benar . Misal Rp 2.000,00 . sedangkan untuk angka tahun 2019 tidak memakai titik pemisah ribuan. Ini karena 2019 adalah urutan bukan jumlah .

Untuk semua pecahan uang rupiah tidak menggunakan tanda pemisah titik , baik itu seribu , dua ribu , lima ribu , sepuluh ribu , dua puluh ribu , sampai yang paling besar seratus ribu. Saya tidak tahu pasti , mungkin angka tersebut bukan menyatakan jumlah , melainkan urutan denominasi.

Saya ingin membandingkan dengan mata uang Negara lain , dolar amerika tidak bisa karena nominal tersebesar cuman seratus dolar . Nah untuk negara yang memiliki nominal yang gede – gede ialah seperti rupiah : Tidak disertakan tanda titik pemisah ribuan.

Angka yang tertera di uang pada contoh gambar di bawah ini tidak menggunakan titik , akan tetapi terdapat spasi untuk memisahkan bilangan ribuan tersebut.

Dari sekian banyaknya saya mencari akhirnya saya menemukan ini , uang dari Vietnam. Setelah mengecek , dari nominal 10.000 sampai 500.000 dengan menggunakan pemisah ribuan semua.

Penulisan uang rupiah dengan ejaan huruf

Untuk penulisan rupiah yang baik dan huruf sama – sama baku , tentu saja harus dengan syarat menggunakan aturan yang benar. Contoh Rp 1.000,00 dibilang seribu rupiah , bukan Rp seribu rupiah . Tanda mata uang rupiah Rp tidak perlu disertakan lagi.

Angka & bilangan tidak usah ditulis secara bersamaan , cukup dengan memilih salah satu. Tetapi pada dokumen resmi atau hal lain yang dibutuhkan .

Misalnya kuitansi , slip setoran bank , dan sebagainya. Sedangkan nominal jumlah yang besar dapat dikombinasikan. Contoh Rp 100.000,00 menjadi Rp100 ribu.

Penulisan mata uang rupiah dalam skala internasional

Untuk aturan di atas berlaku secara nasional ,begitu juga dalam skala internasional , masih dapat dipakai meskipun penulisan mata uang asing memiliki sedkit perbedaan . Dolar misalnya , perbedaannya terletak di posisi koma dan titiknya saja.

  • Contoh :

 

  • $1,000.00 ( Seribu Dolar )

 

  • Rp1.000,00 ( Seribu Rupiah )

Nah , bisa disimpulkan bahwa system pemisah ribuan di Indonesia menggunakan titik , sedangkan koma digunakan untuk pemisah sen/decimal.

Namun jika dibandingkan , seratus persen terbalik dengan amerika. Mengapa bisa demikian ? itu karena Indonesia mengikuti system belanda. Negara ini dulu pernah menjajah di Indonesia jadi pada sekarang ini masih ada sisa pengaruhnya.

Penggunaan tulisan mata uang rupiah dengan IDR dan K

IDR ialah kepanjangan dari Indonesia Rupiah. IDR ialah kode ISO4217 dan merupakan standar internasional untuk menyatakan mata uang Negara kita. Jika kamu penasaran bagaimana rangkaian ketiga huruf capital itu terbentuk , silahkan baca link di atas.

Setelah itu , bagiamana cara penulisan baku IDR sesuai EBI? Apakah harus sama seperti symbol uang Rp ? untuk beberapa Negara menulisnya di depan atau dibelakang.

Contoh IDR 1.000 atau 1.000 IDR. Sampai pada saat ini pengguna IDR belum ditetapkan secara Eyd apalagi EBI. Namun sesuai hukum D – M penempatan yang benar ialah 1.000 IDR.

Penulisan penulisan rp yang benar uang yang benar sesuai dengan aturan belum tentu baik , maksudnya kadang justru kita membuat keliru. Contohnya posisi titik koma tadi. Bukan tidak mungkin orang asing selalu mengira 1.000 IDR adalah satu rupiah. Belum lagi kalau seratus rupiah ditulis ala versi mereka . Ro100.00? malah kita yang jadi bingung.

Nah , dengan alasan itulah beberapa orang menulis uang rupiah dengan salah. Umumnya pada label harga Rp.1.000,00 banyak ditulis Rp1.000 ,- dengan menggunakan koma dan strip. Dan sekarang juga sudah lumrah memakai K , m dan sejenisnya . Contoh 10k.

Nah itu saja artikel penulisan rupiah yang benar Dengan Mudah saya kali ini semoga bermanfaat bagi kita semu dan jangan lupa tetap Stay disini akan ada artikel lainnya yang bermanfaat bagi Kita semua Sekian Dan Terimakasih.

Baca juga :  Cara Setor Tunai ATM BCA Menurut Pengalaman Sendiri 

Related Post to Penulisan Rupiah Yang Benar & Lengkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *