Cara Menghitung THR Karyawan yang Tepat

Cara Menghitung THR Karyawan
Cara Menghitung THR Karyawan

Cara Menghitung THR Karyawan – Ketika Bulan Suci Ramadhan tiba , hal yang paling ditunggu ialah puasa , zakat , dan Lebaran . Untuk para karyawan pasti sangat senang bila hari lebaran telah datang karena akan mendapatkan THR ( Tunjangan Hari Raya) , thr ini akan dibayarkan oleh pemimpin perusahaan karyawan sebagai pendapatan Non upah yang selalu wajib dibayar setiap menjelang hari lebaran.

Para karyawan yang di kontrak ataupun masih mempunyai masa kerja dan mempunyai masa bekerja selama satu bulan untuk terus menerus , pasti akan diberikan upah thr oleh perusahaan karena dia memiliki hak untuk diberikannya THR secara proporsional.

Namun di dalam hal ini bukan cumin Hari raya muslim saja yang akan diberi upah oleh perusahaan melainkan , beberapa Hari Raya umat beragama lainnya juga akan diberikan upah oleh perusahaan misalnya , Natal Bagi Karyawan Protestan & Katolik.

Nah disini saya akan memberikan cara menghitung tunjangan hari raya (THR) karyawan? Bagaimana caranya mari simak baik – baik caranya di bawah ini .

 

Besaran THR yang Harus Dibayarkan

 

Pasal 3 Ayat 1 Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 6 Tahun 2016 menyatakan bahwa “ Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Seorang Buruh / Pekerja , besarnya THR yang harus di bayar ialah sebagai berikut ini. “

#1. Masa jabatan karyawan telah lebih dari 11 bulan atau lebih tepatnya masa kerjanya sudah 12 bulan di perusahaan tersebut. THR nya akan diberi satu bulan upahnya tetapi lebih besar.

#2. Karyawan yang mempunyai masa kerja terus menerus namun kurang dari 12 bulan akan diberikan upah sebesar masa kerja dengan hitungan 12 x 1 bulan upah selama dia bekerja.

#3. Bila ada aturan dari perusahaan mengenai kerja bersama mengenai Nominal THR yang harus dibayarkan dari ketentuan pemerintah , maka THR tersebut akan dibayarkan sesuai peraturan tersebut.

Cara Menghitung THR Karyawan

Contoh Kasus Menghitung THR

 

Kasus Pertama

Nah disini saya akan lebih mempermudah anda dalam perhitungan thr 2018 dengan kasus yang mudah dipahami , mari simak kasus dibawah ini dengan benar.

Mang Yazed sudah lama bekerja sebagai karyawan di perusahaan Tritech Selama 2 Tahun . Gaji selama sebulan mang yazed ialah 4 Juta rupiah , dan mempunyai tunjangan untuk anak sebesar Rp 600 Ribu Rupiah dan untuk transportasi juga diberi tunjangan sebesar 600 Ribu Rupiah Juga.

Nah selama dia telah bekerja 1 tahun yang di jalankannya ( 12 Bulan ) , maka mang yazed akan mendapat THR sebesar upah yang akan digabungkan dari gaji perbulan dengan tunjangan yang diberikan oleh peruhsaan. Untuk Tunjangan yang dimaksud ialah tunjangan anak dan transportasi di gabung menjadi satu.

Cara menghitung : 1 x ( Rp 4 Juta + 600Ribu) = 4,6 juta.

Kasus Kedua

Sahlan yang bekerja di PT.Mencari Cinta Sejati telah bekerja selama Enam bulan lamanya , setiap ia gajian ia akan mendapat upah sebesar 4 juta rupiah . Dan memiliki tunjangan untuk jabatan sebesar 500 Ribu rupiah dan tunjangan transportasi sebesar Rp. 200 Ribu Rupiah.

Cara Menghitung : 6/12 X ( Rp 4 juta + Rp 500 Ribu ) = Rp . 4,5 Juta

Kenapa tunjangan transportasi tidak dimasukkan ? Karena tunjangan transportasi akan diberikan jika sahlan hadir ke tempat kerja atau tergantung pada kehadiran sahlan tersebut.

Hukum Yang Akan Diberikan Jika Perusahaan Tidak Memberi Thr

 

Di Indonesia setiap perusahaan akan wajib membayar THR untuk para karyawan mereka dengan ketentuan yang sudah berlaku . Namun jika mereka menolak untuk membayar THR ini mereka akan diberikan hukuman Kurungan penjara atau denda yang akan di bayarkan serta sanksi administratif
Hukum ini telah di atur di dalam pasal 17 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1969 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Mengenai Tenaga Kerja.

Di bawah ini merupakan sanksi yang akan diberikan :

#1. Pembekuan kegiatan usaha
#2. Pembatasan kegiatan usaha
#3.Teguran Tertulis
#4. Penghentian sementara atau seluruh produksi

 

Kapan Pembayaran THR Diberi Oleh Perusahaan?

Menurut  Pasal 4 Ayat 2 Permenaker No. PER-04/MEN/1994 , sebuah perusahaan wajib membayar perhitungan thr selambat – lambatnya seminggu ( 7 hari ) sebelum hari raya tiba dan pemberiannya disesuaikan dengan hari raya keagamaan masing – masing karyawan.

Pada saat menjelang Hari Raya Staff akan disibukkan dengan menghitung THR , lebih lagi jika perusahaan mempunyai banyak karyawan dan banyak karyawan baru yang bekerja akan mendapatkan THR yang dihitung secara prorata.

Disini ada solusinya yaitu , perusahaan bisa memanfaatkan sebuah software HR dan payrool seperti yang biasa dilakukan perusahaan lain , untuk membantu kamu melakukan penggajian THR sekaligus.

Nah itu saja artikel cara menghitung thr saya kali ini semoga bermanfaat bagi kita semu dan jangan lupa tetap Stay disini akan ada artikel lainnya yang bermanfaat bagi Kita semua Sekian Dan Terimakasih.

 

Baca Juga :

Cara Menghitung %(Persen) Gimana Sih?

Cara Menghitung PPh 21 Karyawan Dengan Mudah

Cara Menghitung PBB Yang Benar

 

Related Post to Cara Menghitung THR Karyawan yang Tepat

One thought on “ Cara Menghitung THR Karyawan yang Tepat ”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *