Bagaimana Cara dan Syarat Mendirikan Yayasan?

Cara dan Syarat Mendirikan Yayasan – Pada kesempatan kali ini saya akan membahas cara mendirikan yayasan, Mari kita pahami dulu apa sih maksud dari Definisi Yayasan?

Yayasan adalah badan hukum yang terdiri  atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan, yang tidak mempunyai anggota.

Cara dan Syarat Mendirikan Yayasan :

Cara dan Syarat Mendirikan Yayasan
Cara dan Syarat Mendirikan Yayasan

 

4 Catatan utama dari Definisi Yayasan yaitu :

#1.Yayasan merupakan badan hukum

Nah pada artinya ini ialah Yayasan Secara Hukum akan dianggap bisa melakukan beberapa tindakan yang tidak akan diganggu gugat (Sah) dan mempunyai Akibat dari Hukum yang nantinya akan bertindak adalah organ-organ dari yayasan, baik Pembina, pengawas dan terakhir pengurusnya.

#2.Yayasan memiliki kekayaan tertentu

Nah yang kedua ini memiliki arti yaitu , yayasan akan mempunyai asset, baik yang bergerak ataupun yang tidak bergerak, yang berawal dari Modal sang pendiri yang telah dipisahkan. Hukum yayasan ternyata memiliki kekayaan sendiri yang akan terlepas dan mandiri.

#3.Tujuan Yayasan

Apakah kalian tahu bahwa yayasan ternyata memiliki tujuan tertentu yang merupakan pelaksanaan Nilai-nilai, di bidang Sosial, Keagamaan, maupun Pri Kemanusiaan.

Akhirnya kita dapat mengetahui bahwa yayasan merupakan organisasi Nirlaba yang tidak akan mencari keuntungan sebagaimana badan usaha yang lainnya seperti contohnya PT , CV , UD , Firma dan lain –lain.

#4.Yayasan tidak mempunyai anggota.

Nah Arti dari definisi yang keempat ini ialah yayasan tidak mempunyai Pemegang Saham sebagaimana PT atau nakama-nakamanya dalam CV atau anggota- anggota dalam badan usaha yang lain. Nah tidak usah khawatir yayasan digerakkan oleh organ-organ dari yayasan, baik pengawas, Pembina dan pengurus sebagai pelaksana setiap harinya.

 

Ternyata yayasan mempunyai kekayaan sendiri yang telah dipisahkan dari kekayaan sang pendiri dan pengurusnya, yang bisa digunakan sebagai modal awal untuk melaksanakan kegiatan. Menurut Pasal 6 PP No.63 jumlah kekayaan awal Yayasan adalah senilai Rp 10.000.000,00 Wah Jumlah yang sangat besar bagi kita yah. Nilai Kekayaan itu maksudnya bisa dalam bentuk barang, baik yang bisa bergerak atau tidak bergerak.

Dasar Hukum :

 

#1.Undang – Undang No.28 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-undang No.16 Tahun 2001 tentang Yayasan.

#2.Peraturan Pemerintah No. 63 Tahun 2008 tentang Pelaksanaan Undang-undang tentang Yayasan.

 

Dokumen yang harus diurus untuk Mendirikan Yayasan, yaitu:

 

#1.Akte Kelahiran Sang pendiri Yayasan dari Notaris

#2.Harus mempunyai Surat Keterangan Domisili Perusahaan dari Camat dan kelurahan

#3.Kantor Perpajakan harus mempunyai Surat keterangan terdaftar (NPWP)

#4.Surat Keputusan dari Menteri Hukum Dan Hak asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia

#5.Pengumuman dari Lembaran Berita Negara RI dari Percetakan Negara Republik Indonesia.

#6.Mendapatkan Tanda Daftar Yayasan dari Dinas Sosial

 

Syarat dan Dokumen yang diperlukan/disiapkan untuk Mendirikan Yayasan, antara lain :

Berikut ini adalah syarat mendirikan yayasan  yaitu:

 #1.Menentuka siapa Nama Yayasan

#2.Menyatakan Jumlah Kekayaan Awal Yayasan

#3.Bukti Modal/Aset sebagai kekayaan awal Yayasan

#4.Mempunyai Fotocopy KTP Para Pendiri

#5.Memiliki Fotocopy KTP Pembina, Pengawas dan Pengurus Yayasan

#6.Fotocopy NPWP Pribadi khusus ketua Yayasan

#7.Fotocopy bukti kantor Yayasan (berupa SPPT PBB/Surat Perjanjian Sewa)

#8.Surat Pengantar RT/RW sesuai domisili Yayasan

#9.Syarat lainnya jika diperlukan

 

Bagaimana Prosedur Mendirikan Yayasan?

Nah bagi kalian yang ingin mendirikan sebuah Yayasan caranya mudah loh, karena sang Notaris sudah memegang peran yang penting disini.

Nah kalian harus tahu nih, bahwa Akte Pendirian Yayasan harus dibentuk dalam Akta Notaris. Selain itu Notarislah yang akan mengawal proses pendirian yayasan, mulai dari pemesanan Nama, pengajuan pengesahaan badan hokum yayasan kepada sang menteri, sampai menerima berkas proses jadinya yayasan kita.

Bila syarat-syarat tersebut sudah lengkap, maka para pendiri bersama-sama menghadap Notaris untuk menandatangani akta pendirian.

Yayasan ini sudah dianggap berdiri sejak ditandatanganinya akta pendirian oleh para pendiri di hadapan Notaris. Namun Yayasan ini belum sah menjadi Badan Hukum. Untuk itu Notarislah yang akan segera memproses pengesahan badan hukum Yayasan ke Kementrian Hukum dan HAM RI.

Pada saat kalian sudah memenuhi Syarat-syarat di atas maka para pendiri akan menghadapi Notaris hanya untuk menandatangani akta pendirian.

Yayasan ini sudah dianggap berdiri sejak sudah ada tanda tangan dari Sak notaries di akta pendirian . Namun yayasan ini masih belum sah untuk menjadi Badan Hukum, untuk itulah Notaris yang akan segera memproses pengesahan badan Hukum yayasan ke Menteri Hukum Dan Menteri HAM RI.

Nah setelah Akta pendirian selesai Yayasan akan disahkan sebagai badan hokum oleh menteri  Hukum dan HAM. Maka Yayasan dianggap sebagai pihak yang dapat melakukan perbuatan hokum yang secara hokum akan bertanggung jawab atas apa yang telah dikerjakan.

Nah pertanggung jawaban ini lah yang akan melekat setelah Akta Pendirian Yayasan telah disahkan oleh sang menteri.

Cara dan Syarat Mendirikan Yayasan

Nah itu saja artikel syarat pendirian yayasan saya kali ini semoga bermanfaat bagi kita semu dan jangan lupa tetap Stay disini akan ada artikel lainnya yang bermanfaat bagi Kita semua Sekian Dan Terimakasih.

Baca Juga :

SYARAT & CARA MENGAJUKAN KUR BRI TERBARU 2018

Cara Menghitung %(Persen) Gimana Sih?

Related Post to Bagaimana Cara dan Syarat Mendirikan Yayasan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *